Kamis, 14 November 2013

Resmi: Arema Datangkan Arif Suyono

14 November 2013 | 6:52 am | dibaca 2,870 kali kali
Setelah lama pindah klub sejak meninggalkan Arema Indonesia pada tahun 2009 silam, Arif Suyono musim depan dipastikan akan kembali menghiasai daftar susunan pemain Arema Indonesia dalam kompetisi Indonesia Super League.
Kepastian ini didapat setelah Arif mencapai deal dengan manajemen tim Singo Edan. Hal ini diungkapkan oleh General Manager Arema Indonesia Ruddy Widodo. “Arif Suyono sudah deal dengan Arema,” pria berkacamata ini.
Selama memperkuat Arema sejak tahun 2005-2009 Arif mempersembahkan dua gelar juara Piala Copa selama dua tahun berturut-turut yakni 2005 dan 2006. Setelah namanya dibesarkan oleh Arema, Arif memperkuat Sriwijaya FC pada 2009-2011 kemudian bermain untuk Mitra Kukar pada kompetisi ISL musim lalu sebelum akhirnya berlabuh ke Arema.
Tenaga Arif sendiri musim depan sangat dibutuhkan oleh Arema untuk mengisi sektor gelandang ataupun penyerang sayap . “Semoga masuknya Arif bisa menambah kekuatan Arema,” lanjut Ruddy.

Juan Revi Kembali Ke Arema?

13 November 2013 | 8:26 pm |
Arema Indonesia sedang menyusun tim ideal demi menghadapi kompetisi musim 2013/2014. Setelah membereskan kontrak para pemain yang dipertahankan, Singo Edan mulai fokus mencari pemain baru untuk menyempurnakan skuad. Gelandang adalah salah satu posisi krusial yang sedang membutuhkan suntikan pemain baru.
Pemain baru dibutuhkan setelah Dedi Kusnandar dan Egi Melgiansyah memutuskan ikut Rahmad Darmawan ke Persebaya Surabaya. Saat ini hanya ada I Gede Sukadana dan Hendro Siswanto yang sudah dipastikan bertahan di Arema untuk musim 2013/2014. Selain itu, kemungkinan besar ada sosok Ahmad Bustomi yang dikabarkan sudah deal kontrak dan Pablo Dante Azcurra yang sedang seleksi.
Dengan hanya empat nama tersebut, otomatis stok gelandang di lini tengah masih cukup kurang apalagi Arema tak hanya berlaga di satu kompetisi saja pada musim 2013/2014. Piala Indonesia, ISL dan AFC Cup sudah menanti Cristian Gonzales dkk. Tak heran, sekarang Arema membutuhkan stok agar tak kedodoran kala melakoni tiga kompetisi secara bersamaan.
Nama Juan Revi Auriqto yang saat ini sedang membela timnas senior dan PSS Sleman dikabarkan tertarik untuk kembali membela skuad berlogo singa ini. Bahkan, ketika dikonfirmasi, Juan Revi memiliki harapan besar untuk berkostum Arema.
“Ya harapannya semoga bisa kembali ke Arema, siapa yang tak mau berkostum Arema sekarang,” terangnya.
Namun Revi mengaku masih belum ada pembicaraan lebih jauh terkait kemungkinannya membela Arema musim depan. Sebab ia sedang fokus untuk tetap membela timnas senior di bawah asuhan Jacksen F Thiago. “Saya masih belum tahu, karena sekarang lagi konsentrasi di timnas,” pungkas Revi. (mp/mia)

Arema Kontrak Mantan Pelatih Kiper Timnas

12 November 2013 | 5:54 pm |
Arema Indonesia dipastikan kehilangan pelatihnya di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim lalu, Rahmad Darmawan yang memilih pindah ke Persebaya. RD juga membawa pelatih kiper Arema, Hendro Kartiko.
alan haviludin
Selain Hendro Kartiko, dua asisten pelatih lainnya juga mengikuti jejak RD yaitu Satia Bagja Ijatna dan Francis Wewengkang atau yang akrab dipanggil Enal.
“Kalau Hendro gak ada dilatihan Arema berarti ya ke Persebaya,” kata General Manajer Arema, Ruddy Widodo.
Pasca dipastikan kehilangan Hendro, manajemen Singo Edan bergerak cepat untuk mendapatkan pengganti mantan kiper Timnas tersebut guna melatih Kurnia Meiga dkk di musim depan. “Kalau tidak ada pelatih kiper siapa nanti yang akan melatih kiper-kiper Arema. Alan (Alan Haviludin, red) pelatih kiper Arema musim depan,” tandas Ruddy.
Alan merupakan mantan pelatih kiper Timnas Indonesia senior yang telah resmi menjadi pelatih Kurnia Meiga dan kiper lainnya. Mantan pelatih kiper Persela Lamongan itu juga sudah mulai melatih kiper Arema saat latihan di Lanud Abd Shaleh, Senin (11/11) kemarin.
Alan sendiri mengaku ia sudah pasti akan menjadi pelatih Arema di musim depan. “Kalau menurut anda gimana, anda nilai sendiri. Insyaallah sudah (sudah tanda tangan kontrak di Arema,red). Pasti saya ke Arema,” tegasnya.
Lebih lanjut, mantan pelatih kiper Persipura Jayapura ini menambahkan memang cukup berhasrat untuk menjadi pelatih kiper Arema.
“Yang pasti tujuan saya kesini (Arema, red). Ada beberapa tim yang menginginkan saya tapi gak etis kalau saya bicarakan, tujuan saya Arema,” tandasnya.

Resmi: Thierry Gathuesi Kembali Berbaju Arema

14 November 2013 | 9:45 pm | dibaca 1,768 kali kali
Arema kembali menambah deretan pemain yang akan bertahan musim depan. Pasca memastikan Arif Suyono kembali pulang, kali ini manajemen Singo Edan juga memastikan Thierry Gathuesi akan kembali berseragam Arema musim depan.
General Manager Arema, Ruddy Widodo memastikan bahwa Thierry sudah deal dengan Arema. “Thierry sudah konfirmasi ikut Arema lewat agennya,” ucap Ruddy.
Menurut Ruddy, kedatangan Thierry membuat perburuan pemain akan segera berakhir. Jumlah pemain yang hendak diambil semakin sedikit. Pengusaha travel itu memastikan sebelum November berakhir skuad Arema sudah lengkap.
“Dengan deal Arif dan Thierry, realisasi skuad atas rekomendasi Gethuk sudah hampir closing alias hampir selesai. Sekitar tanggal 23 November, Arema sudah full team untuk menghadapi tiga kompetisi musim 2013/2014,” imbuh Ruddy.
Sementara agen Thierry Gathuesi, dr Ratna Mustika membenarkan jika pemain asal Prancis itu akan kembali bergabung dengan Arema. Thierry Gathuesi disebut tinggal melakukan proses tanda tangan. “Saat ini Thierry masih di Perancis. Tapi benar, dia sudah deal dengan Arema,” tandasnya. (mp/mia/adi)

Rabu, 06 November 2013

Manajemen: Pablo Bagus di Playmaker

4 November 2013 | 9:46 pm |
Penilaian positif langsung diberikan manajemen Arema usai melihat latihan perdana pemain seleksi asal Argentina, Pablo Azcura di lapangan Abdurrahman Saleh, Pakis Kabupaten Malang, Senin (04/11).
Manajemen menilai Pablo Azcura tepat di posisi playmaker. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Manajemen menilai Pablo Azcura tepat di posisi playmaker.
Manajemen langsung memantau kualitas pemain yang terakhir bermain di Liga Kolombia ini. General Manager Ruddy Widodo serta Direktur Bisnis, Fuad Ardiansyah tampak dilapangan untuk melihat secara langsung permainan Pablo.
Usai latihan, General Manager Arema, Ruddy Widodo mengapresiasi penampilan perdana Pablo pada latihan bersama skuad Singo Edan yang lain. “Kalau dilihat tadi, pergerakannya seorang playmaker. Kalau sudah dapat bola, kasih kemudian dia buka ruang. Itu sementara penilaian dari kita,” ucapnya kepada wartawan.
Meski demikian, manajemen masih ingin melihat lebih jauh bagaimana kualitas permainan dari Pablo sebab ia juga baru datang sehingga butuh adaptasi lagi sekitar 2-3 hari lagi.
“Tidak fair juga kalau penilaian kita hanya pada hari pertama ini. 2-3 hari saja mungkin jet lag saja tidak akan hilang. Jumat kan ada ujicoba, mungkin bisa dilihat lagi saat itu,” imbuh Ruddy.

Resmi, RD Pamit dari Arema

Selasa, 05 November 2013

JAKARTA -- Gonjang-ganjing kepindahan pelatih Rahmad Darmawan (RD) dari Arema Cronus ke Persebaya ISL terjawab sudah.  Itu setelah pihak Arema mengakui bahwa RD telah pindah ke Persebaya ISL.
RD bahkan sudah resmi pamit dari Arema sejak pekan lalu. Yakni, sebelum Timnas U-23 menggelar ujicoba melawan Lampung Selection, Sabtu (2/11).
"Sebelum timnas ujicoba di Lampung kemarin, Mayor RD resmi berpamitan ke Direksi," ungkap Media Officer Sudarmaji kepada JPNN.Com, Selasa (5/11).
Arema menyatakan memilih tak berpolemik panjang soal kepindahan RD ke Persebaya. Meski, kata dia, kontrak RD sebenarnya baru berakhir Desember mendatang.
"Kami sangat berterimakasih dengan dedikasi coach RD yang mengantarkan Arema di posisi runner up ISL tahun ini. Mungkin itu keputusan terbaik untuk coach RD dan Arema," ungkapnya.
Jumat (1/11) lalu, Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian yang menangangi Persebaya ISL, Diar Kusuma Putra, menyatakan sudah melakukan kesepakatan pra kontrak dengan RD. Di Persebaya ISL, RD akan mendapat keleluasan mencari pemain karena posisinya adalah Manajer Coach.
"Sesudah kontraknya berakhir di Arema RD akan melatih Persebaya selama dua musim,” kata Diar di Kantor PSSI, Senayan. (abu/jpnn)